…supaya mereka tahu, bahwa tangan-Mulah ini, bahwa Engkaulah, ya TUHAN, yang telah melakukannya.” Mazmur 109:27
Rujukan : Ester 2:1-11
Jika kita percaya pada mutlaknya kedaulatan Allah, maka tidak ada yang “kebetulan” dalam hidup ini. Segala sesuatu sudah diatur oleh Tuhan untuk menggenapi rencana-Nya, walaupun akal budi manusia sukar untuk memahaminya.
Walaupun Ahasyweros tiba-tiba terkenang akan peristiwa yang menimpa Ratu Wasti, namun hal itu tidak terjadi di luar kawalan Tuhan. Ketika para biduanda mengusulkan agar diadakan pemilihan calon ratu yang baru, kita melihat Tuhan berkerja melalui Ester (2-4). Hal itu kelihatan dari tindakan khusus Hegai terhadap Ester kerana Tuhan membangkitkan minat (rasa sayang) Hegai kepada Ester (8-9).
Sebahagian besar orang akan merasa bahagia dan merasa disanjung tinggi apabila anak perempuannya terpilih menjadi calon ratu. Namun, berbeza dengan Ester dan Mordekhai. Mereka sama sekali tidak memiliki keinginan mencari kekuasaan dan kekayaan. Sebaliknya, jika boleh mereka ingin menyembunyikan identiti sebagai bangsa Yahudi.
Lagi pula orang Yahudi dilarang kahwin campur dengan orang non-Yahudi, sekalipun dia adalah Kaisar. Sebab perkahwinan campur dipandang negatif oleh masyarakat Yahudi (Ezr. 10:10). Selain itu, kelihatannya orang Yahudi tidak terlalu disukai oleh bangsa Persia. Itu sebabnya Ester perlu menyembunyikan identitinya dan Mordekhai perlu secara rutin memantau keadaan Ester.
Menurut pemahaman Mordekhai, Tuhan tidak berkenan dengan perkahwinan campur. Tetapi penolakan terhadap titah raja adalah berisiko besar, apatah lagi dengan statusnya sebagai bangsa buangan (Est. 3:8). Dalam situasi seperti itu, Mordekhai yang belum memahami rencana Tuhan lebih memilih untuk berhati-hati sementara menantikan pimpinan Tuhan.
Di dalam kehidupan ini, begitu banyak benda yang datang secara tiba-tiba dan sukar untuk kita memahami dan mengambil tindakan. ..tetapi yang terpenting dari semuanya itu adalah mendahulukan Tuhan, berdoa dan percaya bahawa segala sesuatu berada di dalam kedaulatan-Nya.
Tuhan Memberkati.
Discover more from SIB Donggongon
Subscribe to get the latest posts sent to your email.