Pemberontakan Makabe adalah perlawanan bangsa Yahudi terhadap pemerintahan Antiokhus IV Epifanes, raja Seleukid, yang berusaha memaksakan Helenisasi di Yudea.
Peristiwa ini dipimpin oleh keluarga Hasmonean, terutama Yudas Makabe, dan berhasil membebaskan Yerusalem serta memulihkan penyembahan di Bait Suci.
Latar Belakang Pemberontakan:
1. Penindasan Agama Antiokhus IV melarang hukum Taurat, sunat, dan hari Sabat. Bait Suci dinajiskan dengan didirikannya altar bagi Zeus dan persembahan babi. Hukuman mati diberikan kepada mereka yang tetap menjalankan ajaran Yahudi.
2. Perlawanan Dimulai Seorang imam Yahudi bernama Matatias dan anak-anaknya menolak menyembah berhala. Matatias membunuh seorang Yahudi yang mengikuti perintah raja dan seorang pejabat Seleukid.
Ia dan anak-anaknya melarikan diri ke pegunungan dan mengorganisir pasukan perlawanan.
Tahap-Tahap Pemberontakan:
1. Kepemimpinan Yudas Makabe (167–160 SM) Setelah kematian Matatias, kepemimpinan diambil alih oleh putranya, Yudas Makabe. Yudas dan pasukannya melakukan serangan gerilya terhadap tentara Seleukid. Pada 164 SM, Yudas berhasil merebut kembali Yerusalem dan membersihkan Bait Suci. Peristiwa ini menjadi dasar perayaan Hanukkah, ketika minyak di Bait Suci menyala selama 8 hari.
2. Lanjutan Perlawanan (160–142 SM) Setelah kematian Yudas Makabe, saudaranya Yonatan dan Simon Makabe melanjutkan perjuangan. Mereka akhirnya memperoleh kemerdekaan politik dari Seleukid pada 142 SM.
Keluarga Makabe mendirikan Dinasti Hasmonean, yang memerintah Yudea secara mandiri.
Kesan Pemberontakan Makabe:
Kemerdekaan Yudea dari kekuasaan Seleukid. Pembentukan Dinasti Hasmonean, yang memerintah selama lebih dari satu abad.
Perayaan Hanukkah sebagai peringatan pemulihan Bait Suci. Bangkitnya semangat nasionalisme Yahudi, yang kelak mempengaruhi gerakan Zelot di abad pertama M.
Pemberontakan Makabe adalah peristiwa penting dalam sejarah Yahudi karena menunjukkan keteguhan iman dan perjuangan untuk mempertahankan identitas agama mereka di tengah tekanan asing.
Discover more from SIB Donggongon
Subscribe to get the latest posts sent to your email.