Dasar Panggilan Melayani

Panggilan untuk melayani merupakan suatu kehormatan dan tanggung jawab yang diberikan oleh Tuhan kepada setiap orang percaya.

Dalam Alkitab, pelayanan bukan hanya terbatas pada tugas di gereja, tetapi mencakup seluruh aspek kehidupan di mana seseorang dapat menjadi saksi Kristus dan alat bagi pekerjaan Tuhan. Dasar Alkitabiah Panggilan Melayani

1. Dari Tuhan, oleh Tuhan, untuk Tuhan Yohanes 15:16 – “Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap…” Kolose 3:23-24 – “Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia…” ➝ Melayani bukan tentang mencari kehormatan diri, tetapi sebagai bentuk ketaatan dan kasih kepada Tuhan.

2. Semua Orang Percaya Dipanggil untuk Melayani Efesus 4:11-12 – “Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar, untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan…” ➝ Pelayanan bukan hanya tugas hamba Tuhan atau pendeta, tetapi setiap orang percaya memiliki peran dalam pekerjaan Tuhan.

3. Melayani dengan Kasih dan Kerendahan Hati Matius 20:26-28 – “Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu…” Filipi 2:5-7 – “Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus…” ➝ Melayani bukan tentang kedudukan atau kuasa, tetapi tentang meneladani Kristus yang datang untuk melayani, bukan dilayani.

4. Melayani dengan Karunia yang Diberikan Tuhan 1 Petrus 4:10 – “Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah.” ➝ Setiap orang diberi karunia yang berbeda-beda untuk saling melengkapi dalam pelayanan.

Penerapan dalam Kehidupan Pelayanan di Gereja: Misalnya, menjadi pengajar sekolah minggu, pemusik, usher, atau pengkhotbah.

Pelayanan di Masyarakat: Menolong orang miskin, berbagi kasih, dan menjadi saksi Kristus di tempat kerja atau sekolah.

Pelayanan dalam Keluarga: Membimbing keluarga dalam iman dan hidup dalam kasih Kristus.

Kesimpulan

Dasar panggilan melayani adalah kasih kepada Tuhan dan sesama. Pelayanan bukan sekadar aktivitas atau jabatan, tetapi gaya hidup yang mencerminkan Kristus dalam kehidupan sehari-hari.

Setiap orang percaya dipanggil untuk melayani sesuai dengan karunia yang diberikan Tuhan, dengan sikap hati yang rendah, penuh kasih, dan setia. “Hendaklah kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu” (Yohanes 13:34).


Discover more from SIB Donggongon

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

Published by @ dr jonathan

Sebuah gereja Kristian Injili dan Karismatik.